Like Us on FacebookLike Us on Facebook

Follow Us on TwitterFollow Us on Twitter

Laporan Akhir Ujian Kelulusan PSPA

LAPORAN AKHIR UJIAN KELULUSAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER ANGKATAN VIII  TA. 2012/2013

Dengan berakhirnya rangkaian ujian kelulusan bagi mahasiswa program profesi Apoteker Angkatan VIII di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung  yang diikuti oleh 72 orang Mahasiswa, yang berlangsung  mulai 23 November 2013 sampai dengan 4 Januari 2014, maka Seluruh keluarga Besar STFB mengucapkan Selamat dan Sukses kepada seluruh lulusan.

Adapun tujuan dari Program Studi Profesi Apoteker adalah :

1.      Menghasilkan apoteker yang mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah terkait obat dengan pendekatan berbasis bukti (guideline & evidence) untuk mengoptimalkan terapi.

2.      Menghasilkan apoteker yang mampu  memberikan pelayanan sediaan farmasi dan alat kesehatan serta menjamin kesesuaiannya dengan kebutuhan pasien.

3.      Menghasilkan apoteker yang mampu menyiapkan dan / membuat sediaan farmasi, menangani i.v admixture dan sitostatika serta menjamin keamanan , efektifitas , stabilitas dan mutu sediaan.

4.      Menghasilkan apoteker yang mampu merancang dan melaksanakan pelayanan kefarmasian berbasis komunitas dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat

5.      Menghasilkan apoteker yang mampu berperan aktif dalam perbaikan Kebijakan Obat Nasional (KONAS), Regional, maupun Internasional

6.      Menghasilkan apoteker yang mampu menunjukan penguasaan  konsep teoritis clinical sciences & social / behavioral / administrative pharmacy sciences yang menjadi landasan praktik kefarmasian.

 7.    Menghasilkan apoteker yang mampu menggali, menelusur, mengevaluasi sumber informasi dan data secara kritis, mensintesis informasi dan memberikan pelayanan informasi dan edukasi terkait obat dan pengobatan.

 8.    Menghasilkan apoteker yang mampu melakukan penelitian bidang kefarmasian, khususnya dalam upaya peningkatan pencapaian keberhasilan terapi.

 19.    Menghasilkan apoteker yang mampu menetapkan formulasi dan spesifikasi produk  serta mengelola proses produksi dan penjaminan mutu produk untuk memperoleh sediaan farmasi yag aman , efektif , stabil dan memenuhi standar mutu.

10.Menghasilkan apoteker yang mampu mengelola penyediaan, pendistribusian dan penjaminan mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan secara sistematis dan efektif.

 11.Menghasilkan apoteker yang mampu membangun hubungan dan kerjasama interprofesional dengan berbagai pihak, khususnya dengan tenaga kesehatan.

 12.Menghasilkan apoteker yang mampu mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data dengan akuntabilitas dan bertanggung jawab  atas semua aspek kefarmasian.

 13.Menghasilkan apoteker yang mampu melakukan praktik kefarmasian secara legal, profesional dan etik.

 14.Menghasilkan apoteker yang mampu menunjukan kemampuan berkomunikasi dengan pasien, masyarakat, dan praktisi kesehatan secara bertanggung  jawab.

 15.Menghasilkan apoteker yang mampu  menunjukan kepedulian sosial dan tanggung jawab sosial kepada pasien dan masyarakat.

 16.Menghasilkan apoteker yang mampu mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi, serta profesi farmasi untuk mengembangkan kemampuan profesi secara berkelanjutan dan berkontribusi dalam pengembangan diri orang lain.

Untuk memastikan mutu lulusan, PSPA melakukan serangkaian proses ujian akhir kelulusan sebagai berikut

1.      Ujian Penelusuran Pustaka

2.      Sidang Komprehensif

 3.      Paper Based Test

  4.      Uji Kompetensi (Objective Structured Pharmaceutical Exam)

Ujian Penelusuran Pustaka merupakan ujian tulis yang mengasah kemampuan mahasiswa dalam mengkaji dan menuangkan dalam bentuk tulisan hasil review dari pustaka dan jurnal penelitian terbaru terhadap kasus yang diberikan.  Ruang lingkup UPP meliputi Aspek Farmakoterapi, Farmasetik, Regulasi dan Informasi Obat. Pelaksanaan Ujian Penelusuran Pustaka dilakukan dikampus STFB selama satu hari, dengan berbagai fasilitas pustaka buku, electonic book, dan pustaka lain yang menunjang, fasilitator, dan pengawas yang membantu pelaksanaan ujian.

UPP

 

Ujian sidang komprehensif merupakan bentuk ujian secara lisan yang meliputi evaluasi proses perkuliahan dan hasil ujian penelusuran pustaka (bidang akademisi), evaluasi hasil PKPA (Apotek, rumah sakit, puskesmas, industri/ pedagang besar Farmasi) dan juga pengetahuan mengenai keprofesian. Tujuan dari Sidang komprehensif ini adalah untuk mengetahui pemahaman calon mahasiswa lulusan PSPA secara komprehensif mengenai pengetahuan kefarmasian.

Paper Based Test (PBT) merupakan multiple choice question test yang meliputi pengetahuan dasar kefarmasian, pengetahuan Clinical Pharmacy, Regulasi Kefarmasian, Manajemen Kefarmasian,  Compounding dan Dispensing

PBT

 

Tahapan akhir dari ujian kelulusan apoteker adalah Objective Structured Pharmaceutical Exam (OSPE) atau Uji Kompetensi. Uji kompetensi ini merupakan ujian dasar ketrampilan yang harus dimiliki oleh seorang apoteker.

OSPE

     

Jenis ketrampilan yang diujikan yaitu :

 1.       ketrampilan dasar di bidang industri (Stasi Produksi),

 2.      ketrampilan dalam  perencanaan dan pengadaan, dan penyimpanan barang (Stasi Distribusi)

3.      Ketrampilan dalam bidang Pelayanan yang meliputi : Skrining resep, Compounding dan dispensing, penyelesaian masalah terkait dengan sediaan farmasi (Assesment DRP),  Komunikasi dengan dokter dan pasien, konseling dan Pelayanan Informasi Obat, dan Konseling Swamedikasi.

 4.      Penilaian terhadap Attitude dan Etika

Seluruh rangkaian uji kompetensi ini diujikan dalam 15 stasi yang langsung diawasi oleh assesor dari kalangan praktisi dan akademisi.

Semoga ilmu yang telah diperoleh selama mengenyam pendidikan di Program Studi Profesi Apoteker STFB dapat bermanfaat bagi masyarakat.

 

 

                                                                                         PSPA STFB

Go to top