Like Us on FacebookLike Us on Facebook

Follow Us on TwitterFollow Us on Twitter

SEMINAR NASIONAL KEFARMASIAN
“PERAN TENAGA KEFARMASIAN TERHADAP COST EFECTIVITY DALAM PROGRAM BPJS”

Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Sekolah Tinggi Farmasi Bandung Angkatan 9 pada tanggal 31 Oktober 2013 akan melaksanakan sebuah Seminar Nasioanl dengan tema “Peran Tenaga Kefarmasian TErhadap Cost Effectivty Dalam Program BPJS”.

Pada seminar ini PSPA STFB Angkatan 9 akan memberikan gambaran apa yang dimaksud dengan BPJS, alas an terjadi perubahan dari Askes menjadi BPJS, pembiayaan efektif untuk jaminan social di era SJSN, serta peran  yang akan dihadapi oleh tenaga kefarmasian di Era SJSN. Para narasumber yang berkompeten dibidangnya akan mengisi setiap sesi Seminar ini.

Latar Belakang

Banyak sekali tenaga kefarmasian khususnya di Indonesia mempertanyakan peran dan fungsi terhadap program pemerintah yang dikeluarkan peraturan presiden (PERPES) NO 12 Tahun 2013 mengenai jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) terhadap klaim dari pelayanan kesehatan hanyalah porsi harga obat, penggunaan alat medis dan jasa dokter saja. Membahas mengenai biaya kesehatan sejak beberapa tahun ini telah banyak  menarik perhatian, sementara itu sesuai dengan kebijakan pemerintah, tenaga kesehatan diharapkan dapat lebih mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Dalam menjawab berbagai tantangan tersebut diperlukan pemikiran-pemikiran khusus dalam meningkatkan efisiensi atau penggunaan dana secara lebih rasional, biaya pelayanan kesehatan khususnya biaya obat telah meningkat tajam beberapa dekade terakhir, dan kecenderungan ini tampaknya akan terus berlanjut. Hal ini antara lain disebabkan populasi yang semakin banyak dengan konsekuensi meningkatnya penggunaan obat, adanya obat-obat baru yang lebih mahal dan perubahan pola pengobatan. Di sisi lain, sumber daya yang dapat digunakan terbatas sehingga harus dicari cara agar pelayanan kesehatan menjadi efisien dan ekonomis. Tidak hanya meneliti penggunaan dan efek obat dalam hal khasiat dan keamanan saja, tetapi juga menganalisis dari segi ekonominya.

Farmakoekonomi dapat didefenisikan sebagai perhitungan antara biaya yang dikeluarkan dengan dampaknya pada penyembuhan penyakit, penerapan farmakoekonomi dapat dilakukan untuk mengukur kelebihan suatu obat dibandingkan dengan obat lain berdasarkan metode analisis farmakoekonomi yang salah satuya adalah analisis efektivitas biaya sama untuk dipilih. Kriteria penilaian program mana yang akan dipilih adalah berdasarkan total biaya dari masing-masing alternatif program sehingga program yang mempunyai total biaya terendahlah yang akan dipilih oleh para analis atau pengambil keputusan, analisis efektivitas biaya merupakan salah satu cara untuk menilai dan memilih program terbaik bila terdapat beberapa program berbeda.

Dengan adanya permasalahan tersebut maka diselenggarakan seminar dengan topic yang sesuai agar supaya nantinya dapat menjawab semua pertanyaan yang ada  khussnya pada tenaga kefarmasian.

Kami yakin dan berharap bagi yang mengikuti Seminar ini akan lebih dapat memantapkan perannya untuk menghadapi pelayanan kesehatan dengan sistem jaminan social nasional, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara komprehensif.

Acara

No

Waktu

Acara

Keterangan

1

07.00 – 07.30

Registrasi Seminar

 Sie Acara

2

07.30 – 08.45

Pembukaan dan Sambutan

-  Pembacaan Kalam Illahi

-  Ketua Pelaksana

-  Ketua STFB

Ketua Yayasan Adhi Guna Kencana

Walikota Bandung

3

08.45 – 09.00

Hiburan

 

4

09.00 – 09.45

Pembicara 1

Prof. Dr. dr. Akmal Taher, SP. U (K)  (Dirjen Bina Upaya Kesehatan KeMenKes RI)

5

09.45 – 10.30

Pembicara 2

dr. Hj. Alma Lucyati, M.Kes.,M.Si., MH.Kes
     (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat)

6

10.30 – 11.15

Pembicara 3

Dr. dr. Fahmi Idris, Mkes (Direktur PT. Askes Persero)

7

11.15 – 12.30

Diskusi

 

8

12.30 – 13.00

Waktu Istirahat

ISOMA

9

13.00– 13.15

Hiburan

 

10

13.15 - 14.00

Pembicara 4

drg. Usman Sumantri, M.Sc ( Ketua Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan)

11

14.00 – 14.45

Pembicara 5

Dra. Dettie Yuliani, M.Si., Apt (Direktur Bina Pelayanan Kefarmasian)

12

14.45 – 15.30

Pembicara 6

Drs. Saleh Rustandi, MM., Apt. (Ketua Asosiasi Apotek Indonesia)

13

15.30 – 16.15

Diskusi

 

14

16.15 – 16.30

Hiburan, Penutup dan Do’a

Penutup

 

Waktu & Tempat
Kamis, 31 Oktober 2013
Gedung Balai Sartika (Bikasoga)
Jalan Suryalaya Indah No 1-3
Buah Batu, Bandung - Jawa Barat

Fasilitas
Sertifikat 6 SKP IAI
Seminar Kit + Materi Seminar
Lunch & Snacks
Doorprize

Investasi
Mahasiswa D3 & S1 Farmasi Rp. 100.000.-
Mahasiswa Apoteker Rp.125.000.-
Apoteker Rp.175.000.-
Umum Rp.225.000.-

Ticket Registration
1. SMS ke nomor 085242748587 dengan format :
Nama & Gelar_Asal Instansi_Mhs D3/S1/Mhs Apt/Apt/Umum_No HP
2. Setelah mengirim SMS tersebut, anda akan mendapatkan SMS konfirmasi
dari panitia berisi jumlah yang harus dibayarkan
3. Lakukan pembayaran ke Bank BRI No Rekening 1429-01-001290-50-8 a/n Risa Soraya
4. Jika dalam 24 Jam anda tidak melakukan pembayaran, pemesanan tiket dianggap
batal dan harus registrasi ulang
5. Setelah melakukan pembayara, lakukan pengiriman SMS konfirmasi
ke nomor 085242748587 untuk mendapatkan nomor registrasi
Dengan Format : Nama & Gelar_Asal Instansi_Tanggal Bulan Transfer_Jam Transfer
6. Simpan Nomor Registrasi yang anda dapat untuk digunakan pada registrasi ulang
tanggal 31 Oktober 2013

Contact Person
Zamri : 085242748587
Joice : 082191208413
PIN : 25A7D15A

 

BANNER

POSTER

poster-bpjs

Go to top